SK Hynix, perusahaan chip asal Korea Selatan, telah menghapus persyaratan gelar Sarjana untuk pelamar kerja baru. Perusahaan ini kini lebih memprioritaskan kompetensi, pengalaman, dan potensi kandidat daripada latar belakang pendidikan formal. Kebijakan ini diambil karena persaingan ketat dalam mendapatkan talenta di bidang kecerdasan buatan (AI). SK Hynix berencana merekrut ratusan karyawan baru untuk posisi strategis, termasuk pengembangan chip generasi berikutnya. Langkah ini cukup unik mengingat Korea Selatan dikenal menekankan pentingnya pendidikan formal, namun juga menghadapi tingginya angka pengangguran usia muda akibat ketidaksesuaian antara sistem pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.