Berdasarkan hasil penelitian dari Korea Rural Economic Institute, gaji di industri manufaktur makanan dan restoran di Korea Selatan lebih rendah dibandingkan dengan industri lainnya. Secara khusus, kesenjangan gaji untuk pekerja yang lulus perguruan tinggi atau lebih tinggi semakin besar, dan ini menjadi alasan utama mengapa orang-orang berpendidikan tinggi menghindari industri ini. Dalam kasus restoran, proporsi pekerja paruh waktu tinggi dan jam kerja panjang, tetapi tingkat upah rendah, yang menyebabkan penurunan kepuasan dan retensi karyawan. Tim peneliti menyarankan bahwa mengingat realitas kenaikan gaji jangka pendek yang sulit, perlu disiapkan skema kompensasi non-moneter seperti memperluas cuti dan menerapkan sistem kerja fleksibel.