Tiga dari sepuluh orang dewasa Korea menderita hipertensi, dan beberapa pasien mengalami hipertensi resisten di mana tekanan darah tidak turun dengan baik meskipun mengonsumsi berbagai jenis obat antihipertensi. Prosedur ablasi saraf ginjal (RDN) semakin mendapat perhatian sebagai pengobatan baru untuk pasien-pasien ini. RDN menurunkan tekanan darah dengan memblokir sinyal saraf simpatis di sekitar ginjal yang meningkatkan tekanan darah, dan berbeda dari pengobatan obat konvensional, memiliki efek menghilangkan penyebab peningkatan tekanan darah itu sendiri. Baru-baru ini, eRDN yang menggunakan laparoskopi atau robot telah dikembangkan, memungkinkan pengobatan yang lebih efektif. Studi klinis dalam dan luar negeri telah membuktikan keamanan dan efek penurunan tekanan darah yang berkelanjutan dari eRDN, memberikan harapan baru bagi pasien dengan hipertensi resisten.