Pasien harus melakukan tes yang sama setiap kali pindah rumah sakit, dan masalah pemborosan dana asuransi kesehatan akan diselesaikan dengan sistem baru yang diperkenalkan pemerintah. Mulai Desember 2026, fasilitas medis dapat menggunakan AI untuk melihat riwayat foto pasien secara real-time, dan hingga paruh pertama tahun 2027, sistem akan dibangun di mana pasien dapat mengirim gambar melalui kode QR smartphone ke rumah sakit lain. Setiap tahunnya, lebih dari 650 miliar won terbuang sia-sia karena pengambilan gambar ganda saat pindah rumah sakit, tetapi dengan penerapan sistem ini, diharapkan beban biaya medis pasien akan berkurang dan dana asuransi kesehatan akan lebih hemat.