Kepolisian Seogwipo Jeju telah menerima laporan dari orang tua dan memulai penyelidikan terkait upaya bunuh diri seorang siswa sekolah dasar di sebuah sekolah dasar di Jeju. Siswa korban A diduga mengalami perundungan di sekolah pada November 2025 saat jam makan siang dan mencoba bunuh diri, tetapi berhasil diselamatkan oleh teman-temannya. Pihak A mengklaim bahwa ada kekerasan sekolah, tetapi Kantor Pendidikan Jeju tidak memiliki catatan terkait, sehingga menimbulkan kontroversi tentang kurangnya tindakan perlindungan siswa. Polisi saat ini sedang meninjau isi laporan dan berencana untuk menyelidiki terdakwa.