Badan Investigasi Kriminal Berat (BINAK) akan diluncurkan pada bulan Oktober dan direncanakan akan menyelidiki tujuh jenis kejahatan, termasuk korupsi, kejahatan ekonomi, dan kejahatan terkait bisnis pertahanan. BINAK akan terdiri dari 2.567 penyidik dan 307 pegawai negeri sipil biasa dengan total 2.874 orang. Setiap kantor cabang daerah akan dilengkapi dengan departemen penyelidikan khusus dan gabungan yang berfokus pada jenis kejahatan tertentu. Sebuah organisasi khusus juga telah dibentuk untuk menangani permintaan investigasi pelengkap dari jaksa, dan prosedur peninjauan investigasi oleh ahli eksternal telah diperkenalkan untuk memastikan legalitas investigasi. Rekomendasi kandidat kepala BINAK akan terbuka bagi partisipasi publik, dan jaksa serta penyidik yang saat ini bekerja di kejaksaan dapat pindah ke BINAK tanpa ujian.