ChangXin Memory Technologies (CXMT), produsen chip memori asal China, telah berhasil mengembangkan chip RAM mobile generasi terbaru LPDDR6. Chip ini menawarkan kecepatan hingga 12,8 Gbps dan efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan dengan standar LPDDR5X sebelumnya. Kemajuan CXMT ini memicu persaingan ketat di industri chip memori, mendorong pemain lama seperti SK Hynix, Samsung, dan Micron untuk mempercepat pengembangan LPDDR6 mereka sendiri. Jika produksi massal CXMT berjalan lancar, perusahaan ini berpotensi merebut pangsa pasar dari produsen ternama dan menjadi pemasok utama chip memori untuk smartphone generasi mendatang yang berbasis AI. Kelangkaan memori global akibat lonjakan permintaan chip AI dikategorikan sebagai krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh lembaga riset IDC.