Belakangan ini, kasus Jang Miran dan masalah penyelidikan yang buruk oleh polisi muncul, sehingga Presiden Lee Jae-myung dan Partai Demokrasi bersama telah secara aktif mendorong reformasi polisi. Karena setelah kejaksaan dihapus, polisi akan menjadi lembaga penyelidikan utama, penting untuk memastikan keamanan dan kepercayaan publik. Partai Demokrasi telah membentuk tim penggerak reformasi polisi, membahas berbagai rencana reformasi seperti memperkuat wewenang Komisi Nasional Kepolisian dan mewujudkannya sebagai Komisi Polisi Otonomi. Namun, kekhawatiran juga muncul bahwa jika terjadi kerugian akibat penyelidikan yang buruk oleh polisi setelah kekuasaan penyelidikan kejaksaan dihapus, angin topan dapat meniup reformasi kejaksaan yang dipimpin oleh partai penguasa.