Di Bongdong, Jeonbuk, melihat sepeda yang penuh dengan dua buah pannier dan menyadarinya sebagai pelancong sepeda..... ternyata adalah pengendara wanita asing..
Karena jalanan ke arah pusat kota Jeonju terlihat terlalu berbahaya... sebagai pecinta sepeda Korea, rasanya harus melakukan sesuatu
Saya mengawal dari belakang dengan menyalakan lampu hazard sepanjang sekitar 10 km dari Bongdong hingga depan penginapan di Jeonju.
Karena saya tahu bahwa kekhawatiran tentang bahaya berkendara di pusat kota dan kewajiban untuk tiba di penginapan sebelum matahari terbenam adalah sama secara universal, baik secara internasional maupun berdasarkan jenis kelamin.......
Ana (pemilik anjing) sangat berkesan saat mengendarai sepeda dengan rok yang berkibar
Ana, Dexter (anjing), dan rombongan.... dua pengendara wanita dengan seekor anjing..... perjalanan sepeda saja sudah berat... masih mengurus anjing juga? Saya tahu pemeriksaan imigrasi untuk anjing itu sangat menjengkelkan.......
Saya memuji diri sendiri karena mengawal mereka, merasa diri saya sangat romantis
Kalau saya tidur di luar saat perjalanan, mulut bisa mencong dan bau keringat... lalu perut kosong di pagi hari atau sarapan yang harus saya masak sendiri saja sudah sangat tidak saya sukai, ditambah harus memberi makan anjing juga?
Jadi... saya tidak bisa melakukan perjalanan seperti itu.... Mengurus anjing? - Kalau minum alkohol, saya sendiri yang jadi kayak anjing.......
Karena mereka wanita, kami berjabat tangan di depan penginapan, bertukar alamat Instagram, lalu berpisah.
Saya mendoakan perjalanan mereka yang aman