Stok MacBook Air di berbagai toko mulai menipis bukan karena permintaan tinggi, melainkan akibat krisis chip memori global. Krisis ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan chip memori dari perusahaan kecerdasan buatan. Akibatnya, waktu pengiriman MacBook Air menjadi lebih lama, bahkan hingga Agustus 2026 untuk beberapa konfigurasi. Apple telah mengambil langkah-langkah seperti mencari pemasok chip memori baru dan menaikkan harga produk untuk mengatasi krisis ini. CEO Apple, Tim Cook, menyebut krisis chip memori ini sebagai peristiwa langka yang belum pernah ia alami selama lebih dari 40 tahun berkarier.