Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan target kapasitas 100 Gigawatt peak (GWp). Tahap awal proyek ini ditandai dengan groundbreaking 14 PLTS di Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau dengan total kapasitas 5,3 GWp. Proyek ini merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Saat ini, total kapasitas pembangkit listrik di Indonesia dari berbagai sumber energi hanya sekitar 88 GW. Presiden Prabowo Subianto optimis proyek PLTS ini dapat mencapai target 100 GWp dalam waktu kurang dari tiga tahun.