Di lepas pantai Busan, kapal tunda 'Tien S Catcher' bersama dua kapal tunda lainnya sedang menarik kapal kontainer ketika terjadi kecelakaan terbalik. Diduga saat itu 'Tien S Catcher' berbelok ke kanan dan terguling karena tarikan tali tambat. Dari 8 awak kapal, 1 orang berkebangsaan Indonesia berhasil diselamatkan, sementara 1 orang Korea Selatan meninggal dunia dan 6 lainnya masih hilang. Kepolisian Laut Busan memperluas area pencarian dengan mengerahkan 24 kapal dan 7 pesawat untuk operasi pencarian gabungan, serta menggunakan robot bawah laut (ROV) milik Angkatan Laut untuk pencarian di bawah air. Kepolisian Laut Busan juga telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan dan menentukan tanggung jawab.