Pelajar di Cina kini memanfaatkan chatbot berbasis kecerdasan buatan untuk membantu mereka memilih universitas dan jurusan kuliah setelah ujian masuk nasional (gaokao). Gaokao merupakan ujian yang sangat kompetitif di Cina, dengan hasil yang menentukan penerimaan di universitas impian. Karena proses seleksi unik di mana siswa memilih kampus setelah ujian, banyak yang menggunakan chatbot AI gratis dari perusahaan teknologi seperti Alibaba, ByteDance, Baidu, dan Tencent untuk mendapatkan rekomendasi. Chatbot ini telah menjawab jutaan pertanyaan terkait penerimaan mahasiswa baru, menunjukkan popularitas layanan tersebut di kalangan pelajar Cina. Salah satu contohnya adalah Guo Xinyan, seorang siswi berusia 18 tahun yang menggunakan chatbot AI untuk menentukan masa depannya setelah gaokao.