Di Uijeongbu, seorang pria berusia 50 tahun melakukan protes terhadap denda pelanggaran buang air kecil di tempat umum dengan melompat dari atap apartemen. Dia akhirnya turun setelah 5 jam persuasi polisi, tetapi kejadian ini menyebabkan kemacetan lalu lintas karena jalanan di sekitarnya ditutup dan perjalanan pulang kerja terhambat. Polisi menyatakan bahwa pria tersebut, yang dikenal sebagai A, dalam keadaan mabuk saat menelepon 112 dan menggunakan kata-kata kasar. Melalui aksi lompatnya, dia dianggap telah menghalangi pelaksanaan tugas publik oleh otoritas, sehingga polisi mengajukan permohonan surat perintah penahanan.