LG, dulunya salah satu pemain besar di industri smartphone dengan produk populer seperti LG Prada dan LG G3, menghentikan bisnis ponselnya pada tahun 2021. Keputusan ini diambil karena persaingan yang semakin ketat dari raksasa seperti Apple dan Samsung di segmen premium, serta produsen China yang menawarkan harga lebih terjangkau di segmen entry-level. Penjualan smartphone LG terus menurun, mengakibatkan kerugian besar bagi divisi mobile selama hampir enam tahun berturut-turut. LG kemudian memilih untuk fokus pada bisnis dengan prospek lebih baik seperti komponen kendaraan listrik, perangkat pintar, robotika, dan kecerdasan buatan. Strategi ini terbukti berhasil, dengan divisi komponen kendaraan LG mencatatkan order backlog yang sangat tinggi dan bisnis B2B menyumbang sebagian besar pendapatan perusahaan.