Mark Zuckerberg memprediksi bahwa dalam lima tahun mendatang, miliaran orang akan memiliki agen kecerdasan buatan (AI) pribadi. Agen AI ini diyakini tidak hanya sebagai chatbot yang menjawab pertanyaan, tetapi akan menjadi asisten digital yang mampu memahami tujuan pengguna dan membantu menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari. Zuckerberg melihat potensi agen AI untuk mengelola keuangan, kesehatan, pekerjaan rumah tangga, dan hubungan interpersonal. Ia juga meyakini bahwa aplikasi perpesanan seperti WhatsApp akan menjadi platform utama bagi orang untuk berinteraksi dengan agen AI. Meskipun prediksi Zuckerberg menjanjikan, Meta masih menghadapi keraguan dari investor karena investasi besar dalam pengembangan AI belum menunjukkan hasil yang signifikan.