더불어민주당은 8월 17일 전당대회에서 당 대표를 선출하는 방식에 대해 논란이 되고 있습니다. 전당대회준비위원회는 과반 득표자가 없을 경우 선호투표를 통해 당선자를 가리키기로 결정했지만, 친청계는 '결선투표'를 재투표로 해석하며 당헌·당규 위반이라고 주장합니다. 반면 친명계는 결선투표가 승부를 가리는 하나의 방식이며, 선호투표도 가능하다고 반박했습니다. 민주당 지도부는 이번 주 안에 마무리하기로 했지만, 이견이 좁혀지지 않으면 표결로 결정할 가능성도 열려 있습니다.
Partai Demokrasi Bersama juga sedang mengalami perdebatan tentang cara memilih ketua partai pada kongres partai tanggal 17 Agustus. Komite Persiapan Kongres Partai memutuskan untuk menggunakan sistem pemilihan suara preferensial jika tidak ada kandidat yang mendapatkan lebih dari setengah suara, tetapi faksi pro-Lee Jae-myung berpendapat bahwa 'pemilihan putaran kedua' harus diartikan sebagai pemungutan suara ulang dan melanggar anggaran dasar partai. Di sisi lain, faksi pro-Yun Ho-jung berpendapat bahwa pemilihan putaran kedua adalah salah satu metode untuk menentukan pemenang dan sistem pemilihan preferensial juga dapat dilakukan. Pimpinan Partai Demokrasi berencana untuk menyelesaikan masalah ini pada awal minggu ini, tetapi jika perbedaan pendapat tidak mereda, mereka mungkin akan memutuskan melalui pemungutan suara.
The Democratic Party of Korea is facing controversy over the method of electing its party leader at a general assembly on August 17th. The General Assembly Preparation Committee decided to determine the winner through preferential voting if no candidate receives a majority, but the pro-Chung faction argues that 'final voting' should be interpreted as a re-vote and constitutes a violation of party constitution and rules. On the other hand, the pro-Lee faction countered that final voting is one way to decide the winner and that preferential voting is also possible. The Democratic Party leadership aims to finalize the decision by this week, but if disagreements persist, a vote may be held to determine the outcome.